Only Wordsss...
Beberapa hari terakhir ini, saya mendapat banyak berkat dari Tuhan.
Saya diajarkan untuk selalu bersandar pada Nya dalam setiap apapun dalam kehidupan saya. Bahkan hari-hari sebelum pelayanan rutin saya dimulai, Tuhan banyak berbicara sama saya.
Ada beberapa hal yang saya pikir secara logika ini tidak masuk akal dan tidak mungkin, dan itu terjadi dalam keluarga saya. Apalagi mengingat setiap pribadi dalam keluarga saya memiliki karakter yang susah sekali hehehee... include me!
Tuhan ingatkan saya bahwa waktunya sudah dekat, dan Ia meminta kesiapan saya untuk setiap rencanaNya. Entah itu dalam keluarga ataupun Visi kedepan.
Berkat yang saya terima dari hal ini, bahwa setiap hari ketika saya mendekat pada Tuhan, Tuhan bukakan satu persatu setiap pertanyaan saya dan itu bertahap. Tuhan juga bilang, jika saya tidak mulai melangkah, maka semua itu tidak akan pernah di mulai.
Hari-hari berikutnya, ketika saya berkumpul dengan tim komsel saya, Tuhan juga banyak berbicara pada kami. Kesiapan kami, komitmen kami untuk Visi kami dalam tim komsel.
Tuhan minta persiapan dari kami (Yeremia 31:16,17, 21,22), dan kami tidak boleh memusingkan apapun yang lain yang adalah urusan Tuhan.
Jujur, itu sangat berat bagi kami...
Tapi Tuhan bilang dalam Yesaya 55:8,9,11, jangan menyelami pikiranNya pada intinya. ‘Hati’ itulah kuncinya.
Berbicara soal ‘Hati’, saya juga mau share satu hal.
Saya melayani di sebuah PD bersama 2 teman saya, dan bagian saya hanya kordinator komsel.
Ini sudah berjalan beberapa bulan, dan jujur saya agak bingung melayani di sana karena saya sebelumnya tidak pernah diberi kepercayaan sebesar itu untuk melayani. Tapi saya belajar banyak dari melayani di sana, hehehehee... mulai dari menghadapi teman-teman baru, menyusun scedule tema komsel, belajar mengajar pula (walau banyak salahnya, karena saya bukan tipe orang yang bisa diam, kayanya banyak ketawanya) hehehehheeee... Sampai saya sekarang punya hati di dalam PD tersebut.
Satu hal yang saya rindu sejak saya lahir baru Desember 2003 lalu, saya ingin setiap anak muda entah itu Katolik atau Kristen mengenal Yesus lebih lagi, memiliki hubungan yang intim dengan Dia.
Seperti yang saya alami, jika mereka tau, saya yakin mereka akan ketagihan, sama seperti saya hingga saat ini.
Kemarin, saya mengundang tim komsel saya untuk melayani di PD ini. Karena rekan sepelayanan saya di PD ini juga mengenal seluruh tim komsel saya. Sebelum kami pergi ke tempat PD tersebut, saya bersama tim komsel saya berdoa bersama dan kami berdoa untuk anak-anak dalam PD ini. Saya baru mengerti setelah acara komsel selesai, bahwa saya diberi urapan sama Tuhan untuk pelayanan di PD tersebut. Ada beberapa alasan khusus dalam hati saya untuk PD ini, dan Tuhan melihat isi hati saya, sehingga ketika dimulai acara komsel tersebut Tuhan menyuruh saya berdoa dalam bahasa Roh untuk setiap anak-anak yang hadir dan teman saya yang menjadi pembicara dan sampai bagian pengajaran saya berhenti berdoa.
Yang membuat saya ingin menangis adalah pada acara pendoa-an, saya ikut melayani juga berdoa untuk setiap anak-anak yang hadir. Dan saya SENANGNYA LUAR BIASA, karena 1. Tuhan mau bicara sama saya untuk mereka, 2. Tuhan bilang setiap anak-anak yang hadir akan dipersiapkan olehNya dan Ia memilih mereka untukNya, 3. Tuhan melihat setiap hati anak-anak yang hadir, bahwa ada kerinduan besar dalam diri mereka untuk melayani Dia.
Is That Amaze????... Bukankah Ia menjawab doa saya?
Sekian jurnal saya selama saya tidak menulis lagi waktu-waktu kemarin.
Thank You
Jesus Bless...
Saya diajarkan untuk selalu bersandar pada Nya dalam setiap apapun dalam kehidupan saya. Bahkan hari-hari sebelum pelayanan rutin saya dimulai, Tuhan banyak berbicara sama saya.
Ada beberapa hal yang saya pikir secara logika ini tidak masuk akal dan tidak mungkin, dan itu terjadi dalam keluarga saya. Apalagi mengingat setiap pribadi dalam keluarga saya memiliki karakter yang susah sekali hehehee... include me!
Tuhan ingatkan saya bahwa waktunya sudah dekat, dan Ia meminta kesiapan saya untuk setiap rencanaNya. Entah itu dalam keluarga ataupun Visi kedepan.
Berkat yang saya terima dari hal ini, bahwa setiap hari ketika saya mendekat pada Tuhan, Tuhan bukakan satu persatu setiap pertanyaan saya dan itu bertahap. Tuhan juga bilang, jika saya tidak mulai melangkah, maka semua itu tidak akan pernah di mulai.
Hari-hari berikutnya, ketika saya berkumpul dengan tim komsel saya, Tuhan juga banyak berbicara pada kami. Kesiapan kami, komitmen kami untuk Visi kami dalam tim komsel.
Tuhan minta persiapan dari kami (Yeremia 31:16,17, 21,22), dan kami tidak boleh memusingkan apapun yang lain yang adalah urusan Tuhan.
Jujur, itu sangat berat bagi kami...
Tapi Tuhan bilang dalam Yesaya 55:8,9,11, jangan menyelami pikiranNya pada intinya. ‘Hati’ itulah kuncinya.
Berbicara soal ‘Hati’, saya juga mau share satu hal.
Saya melayani di sebuah PD bersama 2 teman saya, dan bagian saya hanya kordinator komsel.
Ini sudah berjalan beberapa bulan, dan jujur saya agak bingung melayani di sana karena saya sebelumnya tidak pernah diberi kepercayaan sebesar itu untuk melayani. Tapi saya belajar banyak dari melayani di sana, hehehehee... mulai dari menghadapi teman-teman baru, menyusun scedule tema komsel, belajar mengajar pula (walau banyak salahnya, karena saya bukan tipe orang yang bisa diam, kayanya banyak ketawanya) hehehehheeee... Sampai saya sekarang punya hati di dalam PD tersebut.
Satu hal yang saya rindu sejak saya lahir baru Desember 2003 lalu, saya ingin setiap anak muda entah itu Katolik atau Kristen mengenal Yesus lebih lagi, memiliki hubungan yang intim dengan Dia.
Seperti yang saya alami, jika mereka tau, saya yakin mereka akan ketagihan, sama seperti saya hingga saat ini.
Kemarin, saya mengundang tim komsel saya untuk melayani di PD ini. Karena rekan sepelayanan saya di PD ini juga mengenal seluruh tim komsel saya. Sebelum kami pergi ke tempat PD tersebut, saya bersama tim komsel saya berdoa bersama dan kami berdoa untuk anak-anak dalam PD ini. Saya baru mengerti setelah acara komsel selesai, bahwa saya diberi urapan sama Tuhan untuk pelayanan di PD tersebut. Ada beberapa alasan khusus dalam hati saya untuk PD ini, dan Tuhan melihat isi hati saya, sehingga ketika dimulai acara komsel tersebut Tuhan menyuruh saya berdoa dalam bahasa Roh untuk setiap anak-anak yang hadir dan teman saya yang menjadi pembicara dan sampai bagian pengajaran saya berhenti berdoa.
Yang membuat saya ingin menangis adalah pada acara pendoa-an, saya ikut melayani juga berdoa untuk setiap anak-anak yang hadir. Dan saya SENANGNYA LUAR BIASA, karena 1. Tuhan mau bicara sama saya untuk mereka, 2. Tuhan bilang setiap anak-anak yang hadir akan dipersiapkan olehNya dan Ia memilih mereka untukNya, 3. Tuhan melihat setiap hati anak-anak yang hadir, bahwa ada kerinduan besar dalam diri mereka untuk melayani Dia.
Is That Amaze????... Bukankah Ia menjawab doa saya?
Sekian jurnal saya selama saya tidak menulis lagi waktu-waktu kemarin.
Thank You
Jesus Bless...

0 Comments:
Post a Comment
<< Home