Renungan...
Resource: Sentuhan Hati Bulan Mei 2005
Ibrani 10: 20-23 (saran baca satu perikop)
Marilah kita berpegang teguh pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia yang menjanjikannya setia. Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik.
Ada beberapa sebab mengapa orang Kristen meragukan keselamatan:
1. Dosa yang menggerogoti iman kita. Hal ini sering kali dipakai iblis untuk mengrongrong kita. Dengan perkataan “Kamu belum selamat. Coba lihat kamu dulu bagaimana? Lihat hidupmu sekarang!”.
2. Penyebab lain adalah pengajaran yang salah. Ada yang mengatakan bahwa kita tidak sepenuhnya yakin diselamatkan, atau keselamatan itu bisa hilang. Tetapi Alkitab berjanji bahwa kita dapat meyakini hidup kekal dan keselamatan yang kita miliki tidak dapat hilang (coba cari apa ada statement yang mengatakan bahwa keselamatan bisa hilang??).
3. Kegagalan untuk percaya pada Firman Tuhan. Dalam 1 Yohanes 5:12, dikatakan bahwa jika memiliki Anak, maka kita memiliki hidup yang kekal. Hal ini kita tinggal memilih apakah kita mau percaya atau tidak???...
4. Manusia cenderung terfokus pada emosi atau ‘mood’ yang berubah-ubah. Jika keselamatn didasarkan pada perasaan, maka ‘jelas’ kita tidak pernah yakin apakah kita telah selamat. Yang lebih parah lagi banyak orang percaya yang meragukan keselamatn mereka, karena merka membandingkannya dengan orang lain. INGAT!!!... jangan fokuskan hidupmu dengan orang lain, tetapi hanya pada YESUS!!!!....
5. Ujian dan tragedi juga sering kali menjadi sumber keraguan. Waktu iblis melihat kita putus asa atau sakit secara fisik, maka ia akan segera melancarkan serangan untuk menjatuhkan kita. (be careful with these, friends!!!...)
Teman-teman iman kita seharusnya tidak boleh didasari pada kondisi apalagi’mood’, tetapi harus pada kebenaran Firman Tuhan. Dalam Ibrani 11, karena iman kita ada, karena imanlah segala mujizat yang terjadi sejak dulu samapai sekarang terjadi.
Bila keraguan datang, bacalah Alkitab berdoa pada Tuhan dan biarkan Tuhan meyakinkan teman-teman kembali akan kasih dan anugerahNya.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home